Portal Jabar News , GARUT,– Di momen berharga hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Garut resmi meluncurkan gerakan istimewa: Gerakan Ayah Mengantar Anak (GAMAS). Mengusung semangat “Garut Hebat! Bangga Melayani Bangsa”, kampanye ini mengajak seluruh ayah di Kabupaten Garut hadir langsung mendampingi putra-putrinya melangkah menuju gerbang sekolah.
Langkah sederhana mengantar anak di hari pertama sekolah ternyata menyimpan makna dan dampak luar biasa. Seperti tertuang dalam pesan gerakan: “Langkah kecil hari ini, menjadi bekal besar bagi percaya diri dan semangat anak dalam menempuh pendidikan. Ayah hadir, anak siap meraih mimpi!”
Kehadiran ayah di momen ini bukan sekadar pengantar, melainkan fondasi kuat bagi tumbuh kembang anak, yang tercermin dari empat dampak nyata:
✅ Memberikan rasa aman dan nyaman saat beradaptasi dengan lingkungan baru
✅ Membangun kepercayaan diri yang tinggi pada diri anak
✅ Membentuk karakter pribadi yang tangguh dan positif
✅ Menumbuhkan semangat belajar serta keinginan berprestasi sejak dini
Di Kecamatan Wanaraja, Gerakan GAMAS ini disambut antusias oleh Kepala Sekolah SDN 2 Wanajaya, H. Deni M. Firman, S.Pd. Beliau menyampaikan dukungan penuh atas gerakan ini sebagai wujud sinergi antara keluarga dan pihak sekolah dalam mendukung tumbuh kembang peserta didik.

“Kehadiran ayah di hari pertama sekolah memberikan kekuatan tersendiri bagi anak untuk berani beradaptasi dan bersemangat menuntut ilmu. Kami di SDN 2 Wanajaya sangat mengapresiasi peran aktif ayah dalam mendampingi putra-putrinya, karena pendidikan karakter tidak hanya dibangun di sekolah, tapi juga dimulai dari kehadiran dan kasih sayang keluarga,” ujar H. Deni M. Firman, S.Pd.
“Satu hari bersama ayah, sejuta manfaat untuk anak!” ajak DPPKBPPPA Kabupaten Garut. “Yuk Ayah, luangkan waktu untuk momen berharga ini. Dampingi anak melangkah pasti, menuju masa depan yang gemilang.”
Gerakan GAMAS menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan peran keluarga, khususnya ayah, dalam menciptakan lingkungan tumbuh yang mendukung keberhasilan pendidikan dan pembentukan karakter generasi penerus Kabupaten Garut.
(Undang/Wiga)





