BUKAN KANDANG BIASA! 11 RIBU AYAM PETELUR BERJEJAL DI PASANGRAHAN, USAHA PAK HAJI IWAN BIKIN EKONOMI WARGA BERGERAK

Portal Jabar News ,  GARUT, – Ada pemandangan berbeda di Desa Pasangrahan, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut. Di balik aktivitas peternakan yang terus berjalan, sebuah usaha ayam petelur milik Pak Haji Iwan menyimpan potensi ekonomi yang cukup besar.

Bukan hanya puluhan atau ratusan ekor, kandang tersebut memiliki kapasitas hingga 11.000 ekor ayam petelur. Skala peternakan ini menjadikannya salah satu usaha yang berpotensi memberikan dampak nyata bagi geliat ekonomi masyarakat di sekitarnya.

Suara ayam dan aktivitas di sekitar kandang bukan sekadar rutinitas peternakan. Di dalamnya berputar roda usaha yang melibatkan berbagai kegiatan, mulai dari pengelolaan, pemeliharaan ternak, hingga penanganan dan penyaluran hasil produksi telur ke pasar.

Yang paling terasa manfaatnya, usaha ini dirancang sekaligus dijalankan untuk turut membantu perekonomian masyarakat Desa Pasangrahan secara langsung. Kehadirannya membuka peluang kerja bagi warga sekitar, mengurangi pengangguran, serta menambah penghasilan keluarga.

Kehadiran peternakan ayam petelur berskala besar ini menjadi angin segar bagi warga. Lapangan pekerjaan baru dan perputaran uang yang tumbuh diharapkan benar-benar dirasakan dampaknya demi kesejahteraan bersama di desa.

Jumlah 11 ribu ekor ayam petelur bukanlah angka kecil. Di balik angka tersebut tersimpan potensi produksi yang besar, penyerapan tenaga kerja, serta peluang usaha lain yang bisa tumbuh berkembang bersama.

Pak Haji Iwan tidak sekadar membangun kandang semata. Lewat usahanya, ia juga ingin menggerakkan potensi ekonomi desa dan membuka kesempatan nyata bagi warga sekitar untuk ikut sejahtera.

Dengan pengelolaan yang baik dan terencana secara berkelanjutan, peternakan ini diyakini akan menjadi salah satu penggerak utama roda perekonomian warga Desa Pasangrahan.

Dari sebuah kandang ayam yang dikelola dengan niat baik, harapan ekonomi masyarakat mulai bergerak maju. Langkah nyata seperti inilah yang sangat dibutuhkan agar warga desa bisa tumbuh mandiri dan sejahtera.

Undang Wiga

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *