Ngaji Bareng Bersama KH Nardinsyah Hosen Yayasan Khasanah GNH Dan PCNU Kabuoaten Garut

 

Garut,. Portaljabar News.

Penuh memadati masjid Agung Kabupaten Garut terlihat begitu antusias kurang lebih sebanyak 2000 jamaah dari majlis taklim hadir mengikuti acara Ngaji Bareng.

Kehadiran ribuan jamaah tersebut yaitu Ngaji Bareng’ bersama Tausiah KH.Nadirsyah Hosen atau akrab di sapa Gus Nadirsyah Hosen,Selasa 19/11/24.

Dengan bertemakan ” Membedah Khazanah Fiqih Sosial di Zaman Mensos ,Yayasan Khasanah GNH bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama ( PCNU ) Garut di momen langka ini sengaja hadirkan Gus Nadirsyah Hosen.

Kehadiran salah seorang Dosen di Melbourne Law School, the University of Melbourne Australia, KH Nadirsyah Hosen menjadi pengisi tausiah jadikan suasana aura yang begitu berbeda.

Disela acara Ketua Panitia penyelenggara Ir Deni Rangga jaya, sampaikan
Alhmdulillah hari ini saya apresiasi pada segenap warga NU serta para kader sudah menyiapkan waktu, mengingat ini kesempatan langka sehingga ciptakan suasana aman dan lancar ,” ucapnya.

Lanjut Deni, Pengajian syahriahan PCNU Garut ini rutin digelar setiap Kamis satu bulan sekali di Masjid Agung Garut. ” Karena hari ini Gus Nadirsyah Hosen hadir di masjid Agung Garut ini jadi di majukan menjadi hari selasa,” jelasnya.

Dengan Ngaji Bareng ini kami berharap dapat menyambungkan silaturahmi menebarkan Islam Rahmatan lilalamin ala Nadhliyah yang senantiasa Tawasuth, Tasammuh, Tawazun dan I’tidal.

Terlebih lagi dewasa ini Indonesia masih rawan dengan radikalisme, kelompok pengusung khilafah, dan juga kelompok fanatisme yang tidak mau menerima perbedaan dalam beragama.

Maka diperlukan ngaji yang bersifat interaktif, menambah wawasan sosial dan juga menumbuhkan sikap toleran dan menyikapi perbedaan dengan lumrah dan wajar sebagaimana fitrahnya.

Di samping itu perlunya memiliki sikap Tabayyun atau Saring Sebelum Sharing karena yang benar saja belum tentu jadi maslahat, dan yang baik belum tentu diterima semua kalangan yang memiliki agama dan budaya majemuk ini,”pungkasnya.

PENULIS. : Ajo

EDITOR. : Moch Yana

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *