Portal Jabar News , GARUT, 22 Mei 2026 — Menjelang berakhirnya masa jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, H. Nurdin Yana, pada Oktober 2026 mendatang, dinamika birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut mulai menjadi perhatian publik. Pemerintah daerah dijadwalkan akan melaksanakan seleksi terbuka (open bidding) jabatan Sekda pada Juli 2026 sebagai bagian dari proses regenerasi kepemimpinan aparatur sipil negara (ASN) di Garut.
Di tengah momentum tersebut, akun media sosial populer “Just Info Garut” kembali menggulirkan polling digital jilid II untuk menjaring aspirasi masyarakat terkait figur yang dinilai layak menduduki kursi Sekda Garut periode mendatang. Polling tersebut dibuka mulai 23 Mei hingga 20 Juni 2026 dan menjadi ruang partisipasi publik dalam mengawal arah kepemimpinan birokrasi Kabupaten Garut.
Enam nama pejabat eselon II masuk dalam bursa polling jilid kedua ini. Mereka dinilai memiliki pengalaman, kapasitas, serta rekam jejak birokrasi yang cukup kuat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut, di antaranya:
1. Drs. Bambang Hafidz Arifin, M.Si. — Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Garut
2. H. Budi Gan Gan Gumilar, S.H., M.Si. — Kepala DPMPTSP Kabupaten Garut
3. dr. Leli Yuliani, M.Kes — Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut
4. Ir. Agus Ismail, M.Si. — Kepala Dinas PUPR Kabupaten Garut
5. Ridwan Effendi, S.STP., M.Si. — Kepala Disperindag ESDM Kabupaten Garut
6. Ridzky Ridznurdhin, S.H., M.Ak. — Kepala Bapenda Kabupaten Garut
Penanggung jawab polling sekaligus pemilik akun Just Info Garut, Yadi Roqib Jabbar, menyampaikan bahwa polling ini dibuat sebagai bentuk ruang demokrasi digital bagi masyarakat Garut agar dapat ikut menyuarakan harapan terhadap calon pemimpin birokrasi ke depan.
“Melalui polling ini, masyarakat bisa ikut memberikan pandangan dan harapan terhadap figur yang dianggap mampu membawa birokrasi Garut lebih baik, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Yadi, Jumat (22/5/2026).
Menurutnya, enam nama yang masuk dalam polling merupakan sosok-sosok birokrat berpengalaman yang selama ini dikenal aktif di bidang masing-masing dan memiliki kontribusi terhadap pembangunan daerah.
Yadi menambahkan, hasil polling tersebut memang tidak bersifat menentukan, namun diharapkan mampu menjadi gambaran awal mengenai persepsi publik terhadap figur calon Sekda Garut 2026.
“Keputusan tetap berada di tangan panitia seleksi resmi nanti. Tetapi polling ini setidaknya menjadi refleksi bagaimana respons dan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap para kandidat,” pungkasnya.
( Undang Wiga )





