Karawang ,- PortalJabar News
Mahasiswa dari Universitas Singaperbangsa Karawang telah berhasil melaksanakan program kerja mengajar Calistung (Membaca, Menulis, dan Berhitung), sebagai bagian dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Dusun 4, Desa Cintalaksana, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang. Program ini digelar selama kurang lebih satu bulan. Pada rentang waktu tersebut, kegiatan ini dimulai pada tanggal 07 Januari 2025 dan berakhir pada tanggal 30 Januari 2025, dengan total 6 pertemuan. Program Calistung bertujuan untuk meningkatkan literasi anak-anak usia dini, khususnya di RT 08 dan PAUD Mawar. Dengan melibatkan mahasiswa KKN, tenaga pendidik, dan orang tua, program ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar di Dusun 4, Desa Cintalaksana.
Program Calistung ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan penguatan keterampilan dasar anak-anak dalam membaca, menulis, dan berhitung di luar Pendidikan formal. Berdasarkan pelaksanaan awal, terdapat sejumlah anak yang mengalami kesulitan dalam membaca, mengenali huruf, menulis angka, serta melakukan operasi hitung sederhana. Oleh karena itu, program ini dilaksanakan sebagai solusi guna memberikan bimbingan lebih intensif bagi anak-anak di lingkungan desa.
Kegiatan ini melibatkan berbagai metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Para mahasiswa KKN Unsika yang berperan sebagai fasilitator menggunakan media pembelajaran seperti lembar kerja peserta didik, kartu-kartu huruf, permainan angka, serta lagu-lagu edukatif untuk menarik minat anak-anak dalam belajar. Selain pembelajaran di dalam kelas, program ini juga menghadirkan sesi belajar di luar ruangan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi kejenuhan serta meningkatkan partisipasi aktif anak-anak dalam kegiatan belajar.
Salah satu tantangan dalam pelaksanaan program ini adalah tingkat fokus anak-anak yang masih bervariasi. Oleh karena itu, para mahasiswa KKN menerapkan sistem kelompok kecil, di mana setiap kelompok dipandu oleh satu sampai dua fasilitator. Pendekatan ini memungkinkan adanya perhatian yang lebih intensif bagi setiap anak sehingga hasil pembelajaran lebih optimal.
Setelah satu bulan pelaksanaan, program ini menunjukkan hasil yang cukup signifikan. Anak-anak mulai lebih percaya diri dalam mengenali huruf dan angka, serta mampu menulis dengan lebih rapi. Beberapa anak yang awalnya kesulitan membaca kini sudah mampu mengeja kata-kata sederhana dengan baik, serta anak yang kesulitan berhitung sudah mampu melakukan operasi hitung sederhana dengan cepat. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pendekatan yang tepat dapat membantu meningkatkan literasi anak sejak usia dini. Selain itu, dukungan dari orang tua dan tenaga pendidik juga sangat berperan penting dalam kelancaran program.
Program ini mendapatkan sambutan positif dari Masyarakat. Salah satu orang tua murid, yakni Ibu Lilis mengatakan “Ibu sangat berterima kasih kepada kakak-kakak mahasiswa KKN yang telah mengadakan kegiatan Calistung ini. Berkat kegiatan ini, anak-anak tuh jadi lebih seneng dan semangat belajar”.
Sebagai bentuk apresiasi, di akhir program dilakukan evaluasi serta pemberian hadiah kecil bagi anak-anak yang telah mengikuti kegiatan belajar mengajar, agar mereka terus bersemangat dalam belajar. Program kerja Calistung ini menjadi contoh nyata bahwa sinergi antara mahasiswa, tenaga pendidik, dan orang tua dapat memberikan dampak positif bagi pendidikan anak-anak. Harapannya, program serupa dapat terus dikembangkan dan diterapkan secara berkelanjutan guna menciptakan generasi yang lebih literat dan siap menghadapi tantangan pendidikan di masa depan. ( Tim )





